Tadi pagi sekitar jam 10.00 WITA, gwa dan boss gwa meluncur ke TPK (Terminal Peti Kemas) Palaran buat ngikutin rapat koordinasi dengan pihak-pihak yang berwenang termasuk Pelindo, Samudera Indonesia, Hutama Karya, Pemerintah Kota Samarinda, dan sebagainya. Kebanyakan yang dateng adalah pejabat-pejabatnya, cuman gwa yang berdua ama boss gwa dateng dengan pede.
Pembicaraan berlangsung cukup alot, karena TPK Palaran masih mempermasalahkan jalan beton yang belum selesai. Jalan beton ini nantinya berfungsi sebagai jalan masuk utama TPK Palaran. So, salah satu Direktur Samudera Indonesia, Helman Sembiring, meminta agar Pemkot Samarinda mempercepat penyelesaian jalan tersebut. Cukup seru, dan gwa ama boss gwa yang duduk di barisan kedua cuman bisa menonton saja.
Secara infrastruktur untuk pelabuhan peti kemas, TPK Palaran sudah 98% siap. Tinggal infrastruktur tambahan seperti air bersih, listrik, dan telepon (ini bagian gwa). Pas bagian telepon yang dibahas, dengan mantap gwa jawab, dan untung saja memuaskan penanya, kekeke. Sekarang tinggal realisasinya aja yang musti bener-bener nih.
Satu lagi. Jujur gwa bangga ada pelabuhan peti kemas yang cukup modern di Samarinda dan mungkin yang pertama di Kalimantan Timur yang mengaplikasikan IT untuk monitoring peti kemasnya. Dengan segala peralatan serba hitech, terutama untuk monitoring peti kemas pengguna jasa. Gwa foto sih ruangan servernya, tapi tampaknya ga enak juga kalo ditampilin di sini.
Nice work, keep up the good work. Mudah-mudahan bisa terpelihara dengan baik pelabuhannya.
nice post…
and cuma mo koreksi nama direkturnya Helman Sembiring bkn herlan Sembiring..
ditunggu postingan slanjutnya yach
Thank youuuuu. Salam kenal yah. Ini Mas Dian or Mbak Dian yah? Iya, sebenernya sudah mau saya edit lagi postingnya, tapi lupa terus karena rapat terakhir kemarin, 12 April 2010, saya diundang lagi dan nama Pak Helman jelas sekali terpampang. Terima kasih atas koreksinya dan akan saya update lagi setelah rapat 3 Mei mendatang.